FLAKES JEWAWUT
Dalam era yang semakin
modern ini, kemudahan dan kepraktisan sangat dicari. Seperti halnya, disaat
akan beraktivitas di pagi hari, kurangnya waktu untuk mempersiapkan makanan
menjadi kendala untuk bersarapan. Padahal, sarapan merupakan rutinitas yang sangat
penting dilakukan pada pagi hari sebelum beraktivitas. Salah satu kendala untuk
sarapan yaitu tidak ada waktu untuk memasak nasi,karena membutuhkan waktu yang
cukup lama.
Kini semakin marak
produk cepat saji yang bergizi untuk sarapan seperti oat, sereal,dan flakes.
Biasanya produk cepat saji tersebut terbuat dari gandum, dan jagung. Tidak ada
salahnya untuk menginovasikan sumber daya alam yang ada di sekitar kita yang
tentu bergizi tinggi.
Millet atau biasa
disebut jewawut di Indonesia dapat menjadi solusi diversifikasi pangan
non-beras di Indonesia. Biji millet memiliki kandungan nutrisi lebih baik
daripada padi (beras) dan jagung baik dari kandungan protein dan
kalsiumnya.(Widyaningsih dan Mutholib, 1999). Jewawut memiliki kandungan
karbohidrat sebesar 79% dan kandungan lainnya dalam jewawut yaitu mengandung
protein sebesar 11% yang lebih tinggi dari pada beras yang hanya 7%. Jewawut juga memiliki zat antioksidan yang
dapat menangkal radikal bebas, untuk mencegah pembentukan sel kanker. Tumbuhan jewawut biasa tumbuh di sekitar areal
persawahan dari biji jewawut sebelumnya. Jewawut mudah untuk ditanam,karena
hanya dengan menebar biji jewawut ke tanah di sekitar areal persawahan, maka
jewawut akan tumbuh. Biasanya para petani memanfaatkan biji jewawut yang sudah
tua untuk dikeringkan dan dijadikan pakan burung. Bahkan ada yang mencabutnya,
karena disangka tanaman liar dan menggangu pertumbuhan padi di sawah.
Kini
telah ditemukan cara membuat flakes dari jewawut berdasarkan metode kajian
pustaka dari beberapa referensi. Flakes, mungkin sudah familiar dengan
makanan satu ini, flakes merupakanproduk makanan siap saji yang berbentuk
lembaran tipis,berwarna kuning kecoklatan serta biasanya dikonsumsi dengan
penambahan susu sebagai menu sarapan. Produk ini dapat diolah dengan teknologi
sederhana, waktu yang singkat dan cepat dalam penyajian.
Proses pembuatan flakes
dari biji jewawut yaitu pertama, 200 gram biji jewawut yang sudah tua dicuci
sampai bersih pada air yang mengalir, lalu biji jewawut direndam selama 60
menit.
Setelah itu, biji
jewawut ditumbuk hingga halus, kulit dari biji jewawut juga ikut ditumbuk agar
kandungan seratnya tinggi. Setelah itu, biji jewawut yang sudah ditumbuk
dikukus selama kurang lebih 60 menit.
Tahap berikutnya,pembuatan adonan, biji jewawut yang
sudah dikukus ditambahkan gula,garam,dan vanili sesuai selera.
Adonan dipipihkan menjadi berbentuk lembaran tipis
menggunakan roller
Lalu dipanggang di oven dengan suhu 140o C
selama 25 menit
Setelah 25 menit inilah hasilnya
Refleksi
Tidak ada salahnya untuk berinovasi dari sumber daya
yang tersedia di alam, semoga produk pangan baru ini dapat dijadikan alternatif
makanan di pagi hari.
Referensi Gambar :
Dokumentasi di lampiran Hildayanti









0 komentar:
Posting Komentar